Dicoding Menjadi Mitra Baparekraf Developer Day 2020
01 Jul 2020

Dicoding Menjadi Mitra Baparekraf Developer Day 2020


Dicoding Menjadi Mitra Baparekraf Developer Day 2020  

Bandung, 1 Juli 2020 – Dicoding kembali dipercaya menjadi mitra Baparekraf Developer Day 2020 (sebelumnya BEKRAF Developer Day). Sejak dimulai pada tahun 2016 Dicoding berpartisipasi aktif mensukseskan program yang telah dihadiri lebih dari 20,000 developer di 19 kota se-Indonesia ini. 

Tahun 2020 BDD hadir dengan semangat mengaktifkan kembali ekonomi pasca-pandemi. BDD 2020 bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi developer selaku pelaku ekonomi kreatif di subsektor pengembangan aplikasi, permainan digital, web dan teknologi, secara khusus bagi para pelaku kreatif di bidang pengembangan aplikasi dan permainan. 

Mengingat situasi pembatasan sosial di sebagian besar wilayah Indonesia, BDD tahun ini hadir dalam format online sehingga dapat menjangkau lebih banyak peserta di seluruh Indonesia. Melalui 3 (tiga) komponen utama yang hadir dalam program ini, yakni event online, fasilitasi belajar, dan kompetisi.

Pertama, Event online bersifat gratis. Para peserta berkesempatan untuk belajar online dan langsung (live) pada Sabtu, 18 dan Minggu, 19 Juli. Peserta akan mendapatkan paparan dan dapat bertanya langsung terkait 4 topik yang sangat dibutuhkan industri masa kini, yakni Track Teknologi, Track Android, Track Permainan digital, dan Track Web. Keempatnya berlangsung dari pukul 08.00 s.d. 17.00 WIB dalam dua hari. Deretan narasumber yang menjadi pemateri adalah para pakar di keempat bidang yang telah dikurasi dengan saksama. Mereka adalah para engineer dan praktisi tersertifikasi dari berbagai unicorn, perusahaan teknologi, perusahaan multinasional, komunitas, dan usaha rintisan. Diharapkan lebih dari 5.000 peserta dan pelaku kreatif dapat bergabung pada dua hari penyelenggaraan Event online BDD 2020.

Kedua, Fasilitasi Belajar. Berupa program pengembangan talenta digital kreatif yang ditujukan pada seluas-luasnya Warga Negara Indonesia tanpa sekat usia, latar belakang pendidikan, pekerjaan – untuk belajar programming secara gratis. Dua (2) pilihan track yang tersedia yakni Pengembangan Front End Web atau Pengembangan Aplikasi Android. Dicoding akan memberikan fasilitasi hingga 12,000 individu, yang dimulai dari tingkat pemula sebagai prasyarat.

Ketiga, Kompetisi atau Challenge di mana para peserta ditantang untuk berlomba menghasilkan solusi digital terbaik guna memecahkan persoalan sehari-hari. Ini merupakan rangkaian terakhir program BDD yang akan terbuka dari tanggal 1 September hingga 1 Desember 2020.

Pendaftaran Event dan Fasilitasi Belajar BDD 2020 berlangsung 1 s.d 19 Juli 2020 melalui web bdd.kemenparekraf.go.id. Seluruh kegiatan ini bersifat gratis.

“BDD 2020 yang diadakan secara online ini merupakan upaya yang berbeda dan monumental. Empat tahun ke belakang setiap perhelatan Developer Day secara offline selalu menjadi magnet bagi ribuan peserta. BDD selalu jadi salah satu acara highlight yang dinanti semua developer. Kini, di tengah keterbatasan dalam penyelenggaran kegiatan berskala besar, BDD online hadir membawa semangat dan angin segar untuk pengembangan talenta terdampak COVID-19. Lewat talenta digital yang terus berinovasi, kita harus optimis Indonesia bisa pulih,” ungkap Narenda Wicaksono, CEO Dicoding.

Senada dengan semangat di atas, Muhammad Neil El Himam selaku Direktur Aplikasi dan Tata Kelola Ekonomi Digital Kemenparekraf menyampaikan, “BDD 2020 adalah ajang bagi talenta digital untuk berkumpul, berjejaring, berbagi ilmu dan pengalaman, serta bertukar ide dan gagasan.”

“Melalui BDD 2020, Dicoding bersama Baparekraf ingin menjangkau lebih banyak developer (dan startup) yang secara nyata dibutuhkan sebagai tulang punggung industri digital Indonesia. Program tahunan ini kami harap dapat menjadi jembatan para peserta untuk dapat mengembangkan diri dan  maju membawa Indonesia sebagai bangsa pemenang di era digital. Meski dihantam pandemi, sebagai salah satu rumah ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara, Indonesia tetap punya potensi dan sumber daya yang konkrit untuk maju jadi pemenang.” tutup Narenda.

Pengumuman dan informasi lebih lanjut mengenai Program ini akan disampaikan melalui kanal sosial media Dicoding (IG: @dicoding; FB: @dicoding; Twitter: @dicoding; Youtube: Dicoding Indonesia).

-Selesai-